Ekspresi Cinta Kita

MuslimahZone.com – Ketika putrinya masih kecil dan menderita sakit, seorang ayah menimang anaknya terus-menerus di malam hari. Si kecil terus saja terjaga. Satu-satunya cara menidurkannya dalah menggendongnya di bahu sambil berjalan mondar-mandir di kamar seraya mendendangkan lagu kesayangan denga lembut. Jika sang ayah berhenti menyanyi dan mencoba menurunkannya dari gendongan, si kecil serta-merta terbangun dan menangis lagi.

Semalam suntuk, sekitar delapan jam, sang ayah menggendong dan terus menyanyi. Alhamdulillah, deman si kecil menurun. Saat fajar menyingsing barulah si anak tertidur.

Tentu saja si ayah benar-benar letik. Punggungya sakit, kakinya pegal, tenggorokannya serak, kepalanya pening, sementara ia harus segera bekerja.

Beberapa tahun kemudian, si ayah menceritakan kejadian itu pada buah hatinya. Si anak bertanya, “Papa tidak kesal padaku saat itu?”

Si ayah terkejut mendengat pertanyaannya, karena perasaan itu tidak terlintas sedetik pun dalam hatinya. “Kesal padamu?”, si ayah balik bertanya.

“Sayang, papa tidak mampu mengungkapkan cinta padamu lebih dari itu! Kenangan indah itu tidak akan pernah papa lupakan,” lanjutnya.

Ditempat lain, seorang laki-laki tua tergeletak tak berdaya di sebuh kursi roda sebuah apartemen mewah. Ubannya sudah memenuhi kepala. Tubuh tinggi besarnya berbalutkan keriput yang tergurat begitu jelasnya. Nafasnya turun-naik. Seorang dokter perempuan berada disampingnya.

Si dokter menyadari takkan mampu memindahkan sang pasien ke atas sofa. Dia pun meminta bantuan seorang pemuda yang sedang membaca buku tak jauh dari tempat itu. Dari garis wajahnya, kemungkinan besar pemuda itu adalah anak lelaki si pasien.

Cukup mengagetkan. Sang pemuda itu seakan-akan mengangkat sebatang pohon. Dia melakukan pekerjaan itu nyaris tanpa ekspresi.

Dua kisah diatas adalah gambaran kecintaan orangtua kepada anaknya, dan kecintaan anak kepada orangtuanya. Ekspresi cinta yang tulus dan bersih dimiliki oleh orangtua, sedangkan ekspresi cinta terhadap orangtua sering kali terlalu sederhana.

*Diinspirasi dari tulisan Ida S. Widayanti yang berjudul Cinta Seorang Ayah

(esqiel/muslimahzone.com)

Komentar Anda

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Menikah Muda Why Not ?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Anak-anak dan Membaca
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Wanita Muslimah yang Tangguh
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Tips Kecantikan ala Aisyah Istri Nabi
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk