Dampak Media Bagi Wanita

MuslimahZone.com – Media terpusat melalui lensa spesifik dan unik yang bergantung pada pandangan masyarakat dan kehidupan. Media dalam segala bentuknya; cetak ataupun siaran, semua berusaha untuk mempromosikan perspektif tertentu kepada masyarakat banyak. Hal ini terlihat begitu jelas dalam media yang diarahkan kepada perempuan dari segala usia. Kita semua merasakan efek nyata dari media pada semua gender. Namun, kami belum merasakan dampak langsung dari media Islam. Ada beberapa perbedaan mencolok antara media Islam dan media barat.

Media memiliki efek merugikan yaitu berupa efek riak pada masyarakat. Media Barat telah mendistorsi citra dan peran perempuan dengan standar dan tayangan yang benar-benar tidak realistis. Mereka mempengaruhi baik pria maupun wanita dalam ramuan menyesatkan berupa akting dan seseorang yang disebut wanita. Wanita menjadi obyek seksual yang mengambil keuntungan besar dari feminitas dan sensualitasnya untuk status sosial dan finansial yang lebih tinggi. Ini semua dilakukan tanpa ada industri atau kampanye dari aktivis HAM, yang mengutuk atau menegurnya atau juga dari orang-orang yang memanfaatkannya. Ini adalah hal yang sangat menghancurkan dirinya sebagai manusia dan seperti pedang bermata dua. Seorang wanita, sering kali bahkan seorang wanita yang sangat muda, didorong untuk menampilkan tubuhnya dalam semua keindahannya. Dia mungkin baru akan sadar ketika dia diserang oleh orang-orang yang coba ia pikat.

Masalah lain adalah diri wanita itu sendiri yang dengan sengaja secara lambat laun namun langsung disuntikkan racun dari yang awalnya perempuan muda polos menjadi wanita dengan penampilan ideal. Ini adalah gambaran palsu dari wanita muda yang menarik. Banyak dari mereka bahkan mengalami gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia yang terkait dengan harga diri yang rendah. Hal ini tentu menyesatkan karena keindahan palsu yang mereka dapatkan ternyata berefek jangka panjang pada kesehatannya.

Angka-angka yang fenomenal hingga ratusan jenis grup dukungan dan kampanye kesehatan terhadap gangguan ini pun muncul. Semua billboard dan majalah tetap saja menampilkan gambar erotis. Mereka hanya mengatasi gejala, bukan akar dari penyakit. Perempuan putus asa mengejar cita-citanya yang ideal saat membahayakan kesehatan mentalnya, emosional, dan fisik mereka. Dengan demikian, hubungan mereka pun gagal dengan mitra dan keluarga mereka.

Sesungguhnya ada solusi yang mudah tetapi banyak yang dengan cepat akan menolaknya karena media merupakan industri multi-miliar dolar yang mengkapitalisasi keinginan manusia.

Solusinya terletak dalam sistem …. Islam memegang persepsi langsung dan sangat jelas bahwa seorang wanita bukan sebagai obyek melainkan sebagai manusia yang bermartabat. Islam memainkan peran penting dalam mengangkat karakter seseorang dan menekankan pada yang terbaik dari nilai-nilai Islam dengan tetap memegang kode etika dan disiplin. Tidak adanya hal ini memang disayangkan dalam masyarakat saat ini, salah satu yang sangat dibutuhkan untuk membebaskan diri dari aliran konstan racun.

Media Islam akan sangat berbeda sebagai hasil dari sudut pandang dan konsep ini. Media Islam akan mendorong perbuatan baik dan mulia dan menolak keburukan masyarakat seperti kekerasan terhadap perempuan dalam berbagai bentuk. Ini akan mendidik dan menginformasikan masyarakat umum melalui tindakan mereka, mengangkat pikiran mereka, memurnikan emosi mereka dengan memimpin melalui sudut pandang positif yang benar. Oleh karena itu mengarahkan kebangkitan masyarakat harus dengan kemudi yang besar, sehingga mampu melindungi non-Muslim juga.

Materi cabul dan menghina akan dilarang di semua jenis media. Tidak akan ada jenis kebebasan berekspresi karena ini menghancurkan masyarakat secara keseluruhan termasuk individu-nya. Pria akan diingatkan bagaimana melihat wanita yang benar di depan umum dan bagaimana memperlakukan mereka sebagai orang-orang yang terhormat.

Hampir dapat dipastikan, pikiran manusia / konsepnya akan dilatih kembali yaitu tentang bagaimana bersikap dan berbicara pada sebagian mereka yang kontra. Hal ini akan mempengaruhi bagaimana massa melihat dan memproses gambaran seorang wanita. Media Islam akan mempromosikan lingkungan kesejahteraan positif dan pemberantasan perasaan rasisme, diskriminasi, dan nasionalisme, yang mengarah pada penurunan sesuatu yang kita rasakan sebagai Muslim.

Ini akan menginspirasi perempuan muda untuk menjadi model peran besar sebagai ibu, istri, dan aktivis dakwah. Oleh karena itu membangun harga diri dan kepercayaan merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk membasuh semua ide korup sehingga mempromosikan citra diri yang sehat dari diri mereka sendiri.

Jadikanlah sahabiyaah dan istri-istri Nabi (saw) sebagai teladan mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk menjadi bagian sukses dan menguntungkan masyarakat. Insya Allah, banyaknya masalah sosial akan berkurang secara minimal. Insya Allah.

((Hai Nabi katakanlah kepada istrimu: “Jika yang kamu inginkan adalah kehidupan dunia ini dan gemerlap nya, aku akan datang untuk memberikan kesenangan padamu dan membebaskanmu dengan cara yang baik . Tetapi jika kamu mencari Allah dan Rasul-Nya, dan rumah di akhirat, Sesungguhnya Allah telah menyiapkan untukmu pahala yang besar.)) QS. 33 (29, 28)

Manal Bader
Bayt Al-Maqdes, Palestina

(fauziya/qanitat/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Curahan Hati Petani
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk