Cara Mengurangi Asupan Gula Bagi Balita

Muslimahzone.com – Balita pasti menyukai makanan-makanan manis seperti permen, coklat, cake dan sebagainya. Namun sayang, di balik manisnya makanan-makanan tersebut tersimpan zat yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau sering maka dapat menimbulkan masalah bagi anak.

Dampak negatif konsumsi gula berlebih

Di antara masalah kesehatan yang muncul karena konsumsi gula yang berlebih yaitu dapat menyebabkan kegemukan, kerusakan gigi, dan gangguan kesehatan tulang. Selain itu, terlalu banyak makanan manis juga dapat terkait dengan berbagai gangguan lain, seperti membuat anak kurang berselera makan dan dapat menyebabkan ia menjadi lebih mudah lesu.

Melindungi si kecil dari gula merupakan tantangan tersendiri karena gula tambahan ada pada berbagai jenis makanan yang biasa dikonsumsi anak-anak. Berikut adalah beberapa tips mudah dan efektif untuk mengurangi asupan gula pada balita Anda.

Tips mengurangi konsumsi gula pada anak

1. Perbanyak makan buah.

Buah adalah makanan kaya nutrisi yang rasanya manis dan biasanya disukai anak-anak. Walaupun manis, bunda bisa sedikit rileks dan membiarkan si kecil memakannya, asal dalam ukuran yang proporsional. Berikan buah-buahan segar rendah gula, seperti strawberi.

Buah-buahan segar memang lebih baik, namun buah-buahan kering juga bisa diberikan sesekali sebagai alternatif. Buah-buahan kering, seperti kurma atau kismis biasanya mengandung lebih banyak gula, karenanya batasi pemberiannya pada anak.

2. Hindari softdrink.

Menurut penelitian, dalam 375 ml softdrink rata-rata terkandung 10 – 11 sendok teh gula. Banyak bukan? Softdrink dikenal sebagai penyebab nomor satu dari obesitas dan merupakan pemicu kerusakan gigi. Karena itu, jauhkan balita dari softdrink sebelum meminumnya menjadi suatu kebiasaan.

3. Hati-hatilah memilih snack.

Berbagai snack manis yang beredar di pasaran banyak mengandung gula, bahkan pemanis buatan yang dapat merugikan kesehatan. Karena itu, pilih snack yang lebih sehat, misalnya roti gandum dengan olesan alpukat, butter kacang, atau cream cheese dan cheese stick.

4. Telur vs sereal sarapan.

Berbagai produk sereal sarapan kini banyak dijual di pasaran. Selain lezat dan praktis, sereal sarapan dikemas dengan berbagai nutrisi penting yang baik untuk pertumbuhan anak-anak. Akan tetapi, produk sereal sarapan tersebut biasanya mengandung gula tambahan.

Maka, sebagai alternatif lain untuk menu sarapan, Anda bisa menyajikan telur. Telur adalah makanan fantastis kaya nutrisi yang rendah kalori. Penyajiannya pun mudah karena ia bisa dipadukan dengan berbagai bahan makanan, seperti tomat, wortel, atau sawi hijau.

5. Susu tanpa perasa lebih baik.

Balita sangat banyak mengkonsumsi susu karena pada usianya itu, ia membutuhkan kalsium yang banyak terkandung di dalam makanannya. Supaya si kecil tidak mengkonsumsi gula tambahan secara berlebihan, pilih susu atau yogurth yang tidak diberi perasa.

Susu atau yogurth yang diberi perasa (misalnya coklat atau strawberi) biasanya mengandung lebih banyak gula dibanding yang tidak.

6. Jangan terlalu ketat.

Penelitian membuktikan bahwa bila kita melarang anak memakan jenis makanan dengan ketat, ia akan semakin bernafsu memakannya setiap ada kesempatan. Lebih baik, hindari atau kurangi snack manis yang mengandung banyak gula di rumah, dan gantilah dengan snack-snack yang lebih sehat.

Demikian beberapa cara untuk mengurangi asupan gula dalam makanan buah hati kita. Semoga dapat bermanfaat.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Hati-hati Terjebak Syirik Kecil
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Memurnikan Keikhlasan
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Tips Menjalani LDM Bagi Suami Isteri
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk