Cara Membuat Anak Hormat pada Orangtua

Muslimahzone.com – Membuat anak-anak menurut semua perintah orangtua atau orang yang lebih tua boleh saja dilakukan dengan mudah, tetapi apakah mereka melakukannya dengan rasa hormat?

Mengajarkan anak anda untuk menghormati anda, saudara yang lebih tua, adalah salah satu aspek paling penting dalam mendidik anak.

Memiliki anak yang berbakti, santun dan menghormati yang lebih tua adalah dambaan setiap orang tua. Simaklah tips dari ummuayyash berikut ini agar kita dapat mendidik anak agar menghormati orang yang lebih tua dari mereka.

  1. Perlakukan dan hormati anak seperti anda menghormati orang dewasa
    Ingat, anak juga manusia yang mempunyai perasaan dan dapat mengikuti apa saja yang sering dia lihat dan rasakan. Biasakanlah untuk menghormati anak agar anak belajar menghormati siapapun dan menjadi anak yang berbudi pekerti baik.
  2. Berikan contoh yag baik dan perlakukan anak-anak seperti anda ingin diperlakukan
    Anak adalah peniru ulung atau ‘Great Imitator’, pada umumnya anak akan meniru kebiasaan yang dilakukan oleh orang tuanya. Saat Anda memperlakukan anak dan pasangan Anda dengan rasa hormat, anak Anda akan percaya bahawa rasa hormat itu cara yang baik untuk memperlakukan orang lain. Jika anak Anda lebih condong menjerit kepada Anda dan orang lain, perhatikan cara dan sikap anda. Kalau Anda sering mengamuk dan berteriak jika ada hal yang tidak sesuai dengan kemauan Anda, anak Anda akan melakukan hal yang sama.
  3. Bersikap tegas dengan apa yang anda ucapkan dan berikanlah alasannya
    Menjadi Orang Tua Tegas, Tidak Harus dengan Membentak, apalagi dengan kekerasan. Tegaslah dengan apa yang Anda ucapkan. Jika Anda melarang atau meminta anak melakukan sesuatu beri ia alasan yang benar serta beri ia ketegasan.
  4. Berterus terang kepada anak, beri penjelasan terhadap suatu perkara
    Katakan pada anak Anda sesuatu yang semestinya mereka ketahui, beri ia penjelasan mengenai sesuatu. Jika anak menanyakan satu perkara dan Anda tidak mengetahui jawabannya, sebaiknya Anda mengatakan hal yang sebenarnya dan mengajak anak mencari jawabannya bersama-sama. Sikap ini akan lebih dihargai anak dibanding Anda pura-pura tahu.
  5. Jadilah orangtua yang konsisten berbuat baik dalam sikap, akhlak dan kata-kata
    Apabila orangtua menetapkan aturan A kepada anak maka sebisa mungkin orangtua harus tetap konsisten dengan peraturan tersebut, yaitu A. Misalnya, ketika orangtua menekankan kepada anak supaya tidak pernah mengambil barang milik orang lain sebelum meminta izin dari pemiliknya, maka janganlah sekali-kali membiarkan anak melakukannya.
  6. Berikan pujian kepada sikap baik yang anak tunjukkan
    Bila anak Anda bersikap baik, pujilah sikap anak Anda. Jika anak Anda bersikap kurang baik, hentikan dia dan beritahukan tentang sikapnya yang tidak baik itu. Saat Anda membiarkan anak Anda kurang sopan terhadap orang lain, Anda mengajarkan anak Anda bahawa Anda sendiri mengacuhkan tindakan tersebut.
  7. Jangan sesekali berdusta dan membohongi anak
    Tindakan orangtua seperti itu dapat mendorong anak untuk tidak menghargai orang tua beserta aturannya.
  8. Tidak gengsi untuk meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan kepada anak
    Jangan takut meminta maaf atas kesalahan yang Anda lakukan, karena dengan demikian, anak akan menghargai sikap Anda serta mencontoh perilaku ini jika ia melakukan kesalahan.
  9. Jangan malu mengucapkan kata sayang kepada anak
    Anak yang tumbuh dengan kasih sayang orangtua akan memiliki sikap yang ekspresif dalam mengungkapkan apa yang ada dalam fikirannya.
  10. Hormati hak anak, anak akan terbiasa dan belajar menghormati hak orang lain
    Apa yang menjadi hak anak, berikan dan tunaikanlah. Lama-kelamaan mereka belajar memberikan dan menjaga hak orang lain juga.

    (fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Hati-hati Merusak Kebahagiaan Orang Lain Tanpa Sadar
Berhenti Menghujat Saudara Sendiri di Sosial Media
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Tepuk Anak Sholeh dan Benih Radikalisme
Kerap Terlupakan Orangtua Mendidik Adab Anak
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Jika Telah Caesar 3x, Apakah Boleh Steril/Tubektomi?
Sharing : Melahirkan Hanya 3 Kali Mengejan
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk