Bolehkah Menonton Film Porno untuk Meningkatkan Gairah Seksual Suami-Istri?

MuslimahZone.com – Pertanyaan: Aku tahu dan yakin bahwa menyaksikan film-film porno adalah haram, bahkan menyaksikan adegan-adegan yang sedikit vulgar pada film-film biasa juga haram. Aku berusaha sekuat tenaga untuk tidak menonton film-film tersebut. Akan tetapi ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan: Apakah aku dan istriku boleh menonton film-film porno dengan tujuan untuk menambah pengetahuan kami tentang gerakan-gerakan baru dalam berhubungan badan, untuk menambah kenikmatan seksual yang kami rasakan, dan agar hubungan seksual kami tidak mengalami penurunan? Sebab gerakan-gerakan tradisional (biasa) kurang menimbulkan gairah. Barangkali film-film tersebut dapat membantu mengatasi penurunan seksual di antara kami. Aku Mohon nasehat dan petunjuk.

(A – Mesir)

Jawaban:

Konsultan: Dr. Ahmad ‘Abdullah

Saudaraku yang terhormat, saya sangat berterima kasih kepada Anda karena Anda elah berusaha keras untuk membedakan yang halal dan yang haram. Saya memang sependapat dengan Anda bahwa film-film porno tersebut mungkin dapat membantu menghilangkan penurunan hasrat seksual. Akan tetapi, adanya kelebihan yang masih bersifat mungkin ini dibarengi dengan sejumlah sisi negatif dari film-film tersebut. Di antaranya adalah, film-film tersebut terlalu membesar-besarkan dan berlebih-lebihan, apa yang terjadi di dalamnya, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, tidak mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu film-film ini juga menampilkan hal-hal aneh yang dianggap menyimpang.

Sesungguhnya haramnya hukum menyaksikan film-film seperti ini disebabkan karena film-film tersebut didasarkan pada perspektif-perspektif yang tidak islami tentang kehidupan, tujuan hidup, manusia, kedudukan mausia di alam semesta, hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri, dan sebagainya. Hal itu tetap diharamkan sekalipun bertujuan untuk lebih menggairahkan kehidupan rumah tangga. Menurut kami, hal itu adalah sebuah petualangan yang tidak pasti tujuannya, yang dapat menyebabakan munculnya banyak sekali fitnah. Salah satunya yaitu fitnah ketika seorang pria melihat tubuh aktris wanita “pilihan” dalam film seperti ini, di mana dia adalah seorang wanita yang tidak pernah hamil atau melahirkan, sehingga tubuhnya masih terlihat idah, tidak berlemak, dan tidak mengalami kekurangan sepertiyang ada pada tubuh wanita biasa. Begitu juga ketika seorang istri melihat aktris laki-laki yang sensual dan berotot besar. Lalu apakah Anda dapat menjamin bahwa perasaaan Anda terhadap istri Anda tidak akan berubah? Dan apakah perasaan istri Anda terhadap Anda tidak akan berubah?

Kalau Anda menginginkan seni-seni baru dalam berhubungan badan, maka sumbernya bukanlah film-film porno, sebab da sumber lain yang lebih ilmiah dan lebih bermanfaat yang dapat Anda jadikan bahan untuk belajar atau mengajari istri Anda.

Yang terakhir, saya ngin mengajak Anda untuk merenungi masalah tersebut, yaitu mencari nuansa baru dalam hubungan seksual suami-istri. Tentu saja, saya bukan ingin menentang upaya untuk mencari nuansa baru atau meningkatkan gairah, melainkan saya khawatir  karena sikap berlebih-lebihan dalam perkara ini dapat membawa kita ke posisi yang jauh (dari nilai-nilai Islam) dan sulit dihindari. Ketahuilah, wahai saudara-saudaraku, baik laiki-laki maupun perempuan, bahwa seks antara suami-istri tidak hana sebatas ciuman dan penetrasi saja,  tetapi yang lebih penting adalah perasaan intim yang terjalin di antara dua insan yang sedang memadu kasih, di mana keduanya akan merasakan kenikmatan bila saling berdekatan, saling berhubungan, saling bertukar kasih sayang, dan saling merasakan ketenangan.

Yang kita butuhkan sebenarnya adalah memperbarui hal-hal yang bersifat maknawi (spiritual) dan berkaitan dengan aspek perasaan, dan bukan hanya memperbarui hal-hal yang bersifat materi. Anda tidak akan mendapatkan kasih sayang, kelembutan, ataupun ketenangan dalam film-film tersebut, karena yang Anda temukan hanyalah ranjau-ranjau, yang salah satunya akan meledak bila Anda masuk ke petualangan tersebut.

Dikutip dari buku Menggairahkan Kembali Hubungan Seksual Suami Istri Problem dan Solusinya bersama pakar psikologi, sosiologi, dan medis.

(esqiel/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk