Berusaha Menggapai Rumah Tangga Surga

Muslimahzone.com – Setiap pasangan suami-istri tentunya menginginkan rumah tangganya selalu dinaungi keberkahan sehingga bisa saling bersama, baik di dunia maupun di akhirat. Sebab ada juga pasangan yang menikah di dunia namun pada akhirnya harus berpisah di akhirat, yang dikarenakan salah satu pasangannya ada yang masuk surga sedangkan yang satunya masuk neraka.

Rumah tangga sejatinya memang harus selalu utuh hingga ajal memisahkan pasangan dalam rumah tangga tersebut. Namun berdasarkan data statistik dari pengadilan agama, setiap tahunnya justru ada 10% pasangan suami-istri yang bercerai, yakni sekitar 300.000 pasangan.

Tingginya angka perceraian dikarenakan pernikahan yang dilakukan tidak didasari dengan ilmu. Padahal Umar bin Khattab pernah berkata, “Pelajarilah ilmunya sebelum kamu memimpin (rumah tangga)”. Inilah ibadah (nikah) yang selalu disepelekan ilmunya.

Perihal masalah pernikahan ataupun rumah tangga, Allah berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21:
Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah ia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kaum yang berfikir”.

Ada 3 kata kunci dari ayat tersebut mengenai pernikahan, yakni sakinah, mawadah, dan warahmah. 3 kata kunci itulah yang nantinya akan menciptakan sebuah rumah tangga surga yang diliputi banyak keberkahan. Untuk menciptakan rumah tangga surga yang sakinah, mawadah dan warahmah maka kita harus mempelajari ilmunya terlebih dahulu.

Kali ini yang akan dibahas adalah mengenai sakinah. Sakinah artinya yaitu tempat tinggal, maknanya yaitu selalu betah berada di tempat tinggal (rumah). Misalkan suami setiap bepergian mencari nafkah tak sabar untuk segera pulang ke rumah karena ada yang dirindukan, baik istri, anak, maupun suasana rumah tangganya.

Makna lain dari sakinah adalah nyaman dan tenang. Hal ini harus tercermin dari suasana rumah tangga dengan menciptakan kenyamanan dan ketenangan didalamnya. Hal ini sangat penting dalam rumah tangga, sebab tak jarang banyak rumah tangga yang didalamnya terdapat ketidaknyamanan karena ada masalah dalam rumah tangga yang tak kunjung diselesaikan.

Ada 4 tipe rumah tangga yang didalamnya terdapat ketidaknyamanan. Pertama yaitu tipe terminal. Rumah hanya menjadi sekedar tempat transit saja, tidak ada kehangatan di dalamnya, obrolan yang ada hanya sekedar basa-basi saja. Biasanya tipe ini bisa terjadi disebabkan karena terlalu sibuknya kedua pasangan.

Kedua yaitu tipe kuburan. Seperti halnya kuburan, rumah tangga ini suasananya selalu sepi. Tidak ada obrolan yang dicakapkan antara pasangan suami-istri di tipe ini, kalaupun ada salah satu pihak yang bicara, pihak yang lainnya tidak akan merespon.

Ketiga yaitu tipe rumah sakit. Masing-masing pasangan dalam tipe rumah sakit ini akan merasa dirinya paling berjasa dalam mengurus rumah tangga. Seperti halnya dokter yang selalu merasa berjasa telah menyembuhkan pasiennya. Ketika ada masalah dalam rumah tangganya maka pasangan ini akan saling mengungkit-ngungkit jasanya.

Keempat yaitu tipe pabrik. Seperti layaknya suasana pabrik, rumah tangga tipe pabrik ini masing-masing pasangan akan saling mengatur, dan mengaturnya dengan paksaan. Ketika ada masalah, masing-masing akan saling menyalahkan.

Untuk menciptakan rumah tangga surga, maka ketidaknyamanan dalam rumah tangga sepert tipe diatas harus dibuang jauh-jauh. Itulah mengapa sakinah begitu penting sebagai awal untuk membentuk rumah tangga surga.
Setidaknya, untuk menciptakan rumah tangga surga terlebih dahulu kita harus mengetahui ciri –ciri atau karakter para penduduk surga.

Ciri penduduk surga yang pertama yaitu senang mengucapkan salam, seperti yang difirmankan Allah dalam surat Al-Hijr ayat 46, “Masuklah kedalam surga dengan salam dan aman”. Maka dalam rumah tangga pun kita harus senang untuk mengucapkan salam kepada pasangan kita.

Kedua, di surga itu aman, tidak ada kekerasan fisik maupun kekerasan psikis. Begitupun dalam rumah tangga, harus menciptakan suasana yang aman. Jangan sampai ada kekerasan dalam rumah tangga ketika salah satu pasangan berbuat kesalahan. Masing-masing pasangan pun harus saling menjaga perasaan sehingga tidak ada pihak yang terlukai.

Ketiga, para penduduk surga itu tidak memiliki rasa dendam dihatinya. Rumah tangga pun sejatinya harus seperti itu, jangan ada dendam di hati masing-masing. Bila ada masalah dalam rumah tangga sebaiknya jangan dibiarkan berlarut-larut, selesaikan secepatnya agar tidak ada dendam dikemudian hari.

Ciri yang keempat yaitu para penduduk surge selalu mengisi aktivitasnya dengan duduk berhadapan dan saling mengobrol satu sama lain. Inilah yang terpenting untuk dibiasakan dilakukan dalam rumah tangga, sehingga bila saling mengobrol dan saling berhadapan (bertatap muka) maka akan tercipta kehangatan dalam rumah tangga.

Itulah keempat ciri penduduk surga yang harus ditransformasikan kedalam kehidupan berumah tangga sehingga rumah tangga yang sakinah bisa terealisasikan. Jika sakinah sudah tercipta maka akan semakin dekat dengan yang disebut rumah tangga surga.

Ustadz Bendri Jaisyurrahman

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga