Belajar Dari Pernikahan Alvin

Muslimahzone.com – Beberapa hari terakhir, netizen dihebohkan dengan pernikahan dari putra salah satu da’i kondang di Indonesia, Arifin Ilham. Bagaimana tidak, Muhammad Alvin Faiz, yang merupakan putra pertama Arifin Ilham ini berusia sangat muda yaitu 17 tahun. Adapun pengantin wanita yang bernama Larissa Chou, ia adalah seorang mualaf berusia 20 tahun.

Di lingkungan masyarakat yang serba bebas saat ini, mungkin usia demikian masih disibukkan dengan aktifitas kemaksiatan seperti pacaran. Bahkan bagi laki-laki, mereka merasa belum mempunyai kewajiban bekerja menafkahi minimal untuk dirinya sendiri. Padahal ketika memasuki usia baligh, anak laki-laki seharusnya sudah siap untuk mencari nafkah.

Berkaca pada kehidupan di masa Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam, sahabat, tabi’in dan ulama-ulama setelahnya, kita tentunya tidak asing dengan kehidupan para pemuda disana yang di usianya sudah menorehkan nama sebagai sosok yang luar biasa. Sebutlah Ali bin Abi Thalib, Imam Syafi’i atau Muhammad Al Fatih. Mereka adalah sosok-sosok pemuda tangguh yang mungkin bagi sebagian besar pemuda saat ini, usia seperti mereka masih bermanja-manja dengan kehidupan ala remajanya.

Mengapa kehidupan remaja saat ini berbeda jauh dengan remaja di masa lalu, tentu ada sebab yang menyertainya. Remaja saat ini, cenderung memiliki gaya hidup hedonisme dan liberal. Mereka menjadikan tujuan hidupnya sekedar untuk mendapatkan kesenangan duniawi tanpa memikirkan perbekalan untuk akhiratnya. Perilaku bebas seperti pacaran, seks, mabuk dan kemaksiatan lainnya telah menjadi corak kehidupan mereka. Kalaupun ada yang menikah dini, itu dilakukan karena terpaksa, pasangan wanitanya telah hamil di luar nikah, naudzubillah.

Usia memang tidak menjamin kematangan berfikir seseorang. Ia sesungguhnya lahir dari pola pembinaan intensif yang dilakukan orangtua dalam mendidik anaknya. Anak yang sejak kecil dibekali dengan ilmu agama yang baik, ditanamkan nilai-nilai kehidupan yang matang, ditanamkan keimanan yang mengakar, maka insya Allah ia akan menjadi sosok yang siap terjun dalam kehidupan dengan bekal yang cukup. Usia tidak lagi menjadi standar kematangan berfikirnya.

Jika kita saksikan remaja saat ini, banyak dari mereka yang jauh dari nilai agama, ditambah kepedulian masyarakat yang juga minim akan tingkah laku buruk mereka, budaya Barat yang masuk tanpa filter menjadi kiblat gaya hidup remaja, dan ditambah juga sistem pendidikan yang telah gagal mencetak generasi yang berlandaskna Islam. Maka lengkaplah sudah, remaja tebentuk seperti sekarang.

Maka kita perlu perbaiki semua ini. Ubahlah mindset kita dari sekarang bahwa anak adalah investasi akhirat. Ia yang akan menjadikan kita sosok orangtua yang mulia. Ia bisa membawa kita ke surga namun juga bisa menjerumuskan kita ke neraka. Didiklah sejak dini anak kita agar di usianya yang menginjak baligh kelak, ia sudah siap menghadapi dunia. Karena bagaimana anak kita kelak, tergantung bagaimana kita mendidiknya sekarang. Wallahu’alam.

@fauziyakhafid

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga