Belajar dari Lembutnya Lebah

MuslimahZone.com – Salah satu yang paling dibutuhkan dalam rumah tangga adalah lemah lembut, baik dari suami maupun istri. Lemah lembut dalam perkataan, perbuatan, sentuhan, komunikasi, perintah, larangan, memperbaiki, mengurangi, meluruskan, dan seterusnya.

Masalah, apa pun, jika disertai lemah lembut, ia akan menjadi hiasannya. Sebaliknya, masalah apa pun jika disertai sifat kasar, ia akan menjadi buruk. Bahkan orang yang berperangai kasar pun, tidak suka dikasari.

Seorang istri akan sangat senang jika suaminya selalu berkata halus dan lemah lembut kepadanya, membimbingnya dengan penuh sabar, ia tidak berkata-kata kasar walaupun pada kondisi marah. Sebaliknya, seorang suami sangat senang apabila memiliki istri lembut dan penyayang, baik kepada dirinya maupun kepada anaknya. Sikap yang lembut dan santun akan membuat anggota keluarga betah berlama-lama dan tidak merasa beban untuk mengeluarkan curahan hati, sebab mereka meyakini jawaban dan solusi yang keluar pasti selalu mencerahkan dan menyejukkan.

Tidak ada salahnya belajar kelembutan dari lebah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam mengisyaratkan hal ini,
Perumpamaan orang beriman itu seperti lebah; hanya makan yang baik dan meletakkan yang baik.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir)

Dan, yang paling indah untuk menjadi inspirasi adalah bahwa lebah mengajarkan kelembutan. Coba lihat ketika ia hinggap di sebuah bunga, ia akan sangat berhati-hati dan penuh kelembutan sampai-sampai bunga itu tidak merasakan bahwa ia telah hinggap diatasnya sambil menghirup saripatinya. Nyaris tidak terasa dan lembut sekali.

…..

Untuk kelembutan ini, bukankah Allah juga memerintahkan kepada Musa untuk berkata lemah lembut kepada Fir’aun, yang sudah sangat jelas pembangkangannya. Tentu, kepada suami atau istri, lemah lembut itu jauh lebih utama dan dibutuhkan. Sebab ia tidak sekejam Fir’aun. Mereka adalah orang-orang yang sangat dekat di hati.

Sumber: Buku “Ya Allah Bahagiakan Keluarga Kami”, Hal: 227-231.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Memurnikan Keikhlasan
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Tips Menjalani LDM Bagi Suami Isteri
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk