Bayi Percaya Diri

MuslimahZone.com – Tak harus menunggu sampai anak kita besar untuk menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Kepercayaan diri ini menjadi sikap mental yang penting yang harus dibangun sedini mungkin, bahkan sejak mereka lahir.

Langkah pertama untuk membuat bayi kita lebih percaya diri adalah dengan memberinya rasa aman. Rasa aman ini akan muncul jika ia merasakan adanya bonding (ikatan batin) yang kuat dengan orang-orang di sekitarnya, terutama sekali ibu. Bonding ini akan membuat bayi memiliki kepercayaan dasar (basic trust) terhadap orang-orang dan lingkungan terdekatnya sehingga ia merasa aman (feel secure), merasa dirinya berharga, dan merasa terlindungi. Jika bayi merasa aman dan nyaman  menjadi bayi mudah (easy baby), maksudnya ia mudah ditangani, tidak banyak rewel, dan komunikatif. Ini tentu saja akan memudahkan pengasuhan.

Rasa aman ini pulalah yang memunculkan inisiatif pada diri anak, termasuk berinisiatif ketika menghadapi hal-hal baru, seperti lingkungan baru atau orang asing. Termasuk salah satunya adalah mengambil inisiatif tersenyum untuk menarik perhatian orang dewasa. Maka, bayi yang penuh inisiatif inilah yang kemudian disebut bayi percaya diri.

Kepercayaan diri  pada sang bayi menjadi bekal baginya untuk belajar dan mencoba berbagai hal. Ia akan tumbuh menjadi pribadi yang menghargai dirinya sendiri atau memiliki self esteem yang baik. Jika ini terkelola dengan baik, pada akhirnya akan membuahkan self-reward yakni keadaan di mana anak dengan tanpa mendapat dukungan dari luar sudah menemukan kebahagiaan manakala ia menuai keberhasilan.  

Bagaimana Menumbuhkan Rasa Aman Pada Bayi?

Yang pertama kali ditempuh adalah menumbuhkan bonding antara ibu dan bayi, karena yang akan banyak bersama bayi adalah sang ibu. Caranya, segera mungkin untuk memberikan bayi kepada sang ibu untuk disusui ketika bayi baru lahir, seperti apa yang dikenal dengan IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Bayi baru lahir membutuhkan adaptasi dengan dunia yang baru dikenalnya, dengan IMD ini ia akan merasa nyaman dalam dekapan ibu, ia pula akan mendengar irama detak jantung sang ibu, irama yang paling akrab ia dengar ketika masih di dalam rahim.

Kemudian sering-seringlah memeluk dan mengajaknya bercakap-cakap. Kita harus ingat bahwa bayi itu sangat mudah dihinggapi beragam perasaan takut dan cemas.Kita dapat coba mengatasi ketakutannya dengan selalu berada di dekatnya pada saat ia menangis. Atau paling tidak kita meresponnya dengan ucapan yang lembut. Tentu, kita tidak selalu harus memangku dan memeluknya. Kita cukup membelai dan mencium sambil mengajaknya bercakap-cakap. Tetapi, jika tindakan seperti itu tidak dapat menenangkannya, kita pun harus segera menggendong dan mencari tahu apa yang sebenarnya dia inginkan.

Pada usia 2 tahun, bayi yang memiliki kedekatan yang kuat dengan orangtuanya, akan lebih antusias, persisten, mudah diajak kerja-sama dan secara umum lebih efektif dibandingkan dengan anak-anak yang kurang memiliki kedekatan dengan ayah ibunya.

Maka, sudahkah kita mencium bayi kita hari ini?

Sumber:

  1. Parenting for Caracter Building, Andri Priyatna, Jakarta, Elex Media Komputindo,2011
  2. Saat Berharga untuk Anak Kita, Mohammad Faudzil Adhim, Yogyakarta, Pro-U Media, 2009

(esqiel/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Tips Kecantikan ala Aisyah Istri Nabi
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk