Ayat yang Membuat Rasulullah ﷺ Menangis

MuslimahZone.com – Menangis adalah ekspresi jiwa. Seseorang menangis sebab bersedih atau bahagia. Bagi orang beriman, menangis bisa menjadi sarana ampuh untuk menyesali diri yang berlumur dosa, kemudian bergegas untuk memperbaiki kualitasnya.

Orang-orang yang beriman, hatinya lembut. Mereka mudah meneteskan bahkan berlinang air matanya tatkala membaca ayat-ayat Allah Ta’ala, maupun saat mentadabburi kehidupan akhirat yang abadi. Di Antara ayat-ayat tersebut, ada satu ayat yang membuat Nabi menangis, saat beliau mendengarkannya dari Abdullah bin Mas’ud.

Diriwayatkan dalam Shahih Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda kepada Abdullah bin Mas’ud, “Bacakanlah untukku.”

“Ya Rasulullah,” jawab Abdullah bin Mas’ud dengan tanya, “apakah aku membacakan padamu, padahal al-Qur’an ini diturunkan kepadamu?”

“Sebab,” jawab Nabi dengan lembut, “aku suka mendengarkannya dari orang lain.”

Maka Abdullah bin Mas’ud pun membacakan surat an-Nisa’. Hingga sampailah kepada satu ayat, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Cukuplah itu.”

Ketika Abdullah bin Mas’ud berhenti dan menatap wajah sang Nabi, rupanya beliau sedang menangis. Katanya, “Ternyata air mata beliau berlinang.”

Ayat yang membuat Nabi menangis tersebut adalah firman-Nya yang bermakna, “Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti) apabila Kami mendatangkan seorang saksi (Rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu)?” (Qs. an-Nisa’ [4]: 41)

Yang membuat Nabi menangis adalah dahsyatnya perkara Hari Kiamat dan kehidupan setelahnya, akhirat yang abadi. Terang Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini, “Ayat ini menjelaskan tentang dahsyatnya Hari Kiamat serta sulitnya urusan dan keadaannya.”

Pungkasnya menerangkan, “Maka bagaimanakah urusan dan keadaan Hari Kiamat nanti, tatkala didatangkan untuk setiap umat seorang saksi, yaitu para Nabi ‘alaihimus salam.”

Betapa dahsyatnya Hari Pembalasan. Ketika itu, tak ada satu pun urusan yang luput; semua dipertanggungjawabkan. Inilah hari yang menjadi salah satu bukti bahwa Allah Ta’ala Maha Adil. Dia akan memberikan pahala atas semua amal shaleh, dan siksa bagi siapa yang beramal kejahatan.

Maka tangis Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, juga bermakna cinta. Sebab, semua manusia-begitupun umatnya-tidak akan bisa lepas dari siksa atas semua keburukan yang pernah mereka lakukan. Wallahu’alam.

Sumber: kisahikmah.com

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk