Apakah Mantan Mertua Adalah Mahram Bagi Anak Perempuan

Muslimahzone.com – Seorang lelaki menikah dengan seorang wanita dan dianugerahkan seorang anak, namun kemudian sang suami bercerai dengan sang istri. Setelah beberapa waktu lalu sang wanita menikah dengan lelaki yang lain dan dianugerahi dua orang anak wanita. Apakah kedua anak wanita ini boleh membuka jilbab di depan bapak dari suami pertama ibunya, dan tentunya suami pertama ini adalah ayah dari saudara tiri mereka berdua?

Jawab:

Jika seorang lelaki menikahi seorang wanita, lalu mereka sudah dukhul, dan dukhul di sini maksudnya yaitu bersenggama, kemudian mereka bercerai, kemudian menikah dengan orang lain dan dikaruniai dua anak wanita maka kedua anak wanita ini merupakan mahram terhadap bapak dari suami pertama. Berdasarkan firman Allah Ta’ala yang menjelaskan tentang mahram dalam surat An Nisa:

وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ

“… anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya” (QS. An Nisa: 23).

Adapun firman Allah Ta’ala (yang artinya) “yang dalam pemeliharaanmu” di sini merupakan kondisi pada umumnya, bukan merupakan syarat menurut para ulama. Karena Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya): “tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya“. Allah tidak berfirman: “jika tidak dalam pemeliharaanmu maka tidak berdosa kami mengawininya”.

Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

لا تعرضن علي بناتكن ولا أخواتكن

janganlah engkau tawarkan anak perempuanmu atau saudara perempuanmu kepadaku” (HR. Bukhari 5101, Muslim 1449).

Demikian juga maka anak-anak dari istri yang sudah dicampuri, walaupun anak-anak tersebut lahir dari suami sebelumnya, namun mereka hukumnya sebagaimana anak-anak dari suami yang dinikahi setelah cerai dari suami sebelumnya dan sudah terjadi dukhul. Wallahu waliyyut taufiq.

(islamway/muslimahzone.com)

Comments (2)

  1. hergi
    • Fauziya

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk