Anak Agresif, Ini Pedoman Menanganinya

Muslimahzone.com – Sebagai orang tua tentu kita tidak dapat membiarkan buah hati tersayang bertindak agresif. Sebab jika tidak ditangani sejak kecil, maka kebiasaan ini bisa terbawa hingga anak tumbuh dewasa. Berikut adalah pedoman praktis menghadapi tingkah anak agresif yang dapat diterapkan oleh Abi dan Ummi yang disarikan dari abiummi:

1. Ketika melihat anak bertindak agresif, biasanya reflek kita adalah berteriak, marah, atau memukul. Padahal hal itu justru tidak membantu anak dalam mengurangi kebiasaan buruknya. Jika Anda memarahi atau berteriak padanya, ia akan merasa lebih kesal dan meniru perilaku Anda. Sebab, anak meniru apa yang dilihatnya. Melihat Anda dapat mengontrol emosi justru menjadi salah satu langkah mengajarinya bagaimana cara mengontrol emosi.

2. Segera merespon saat si kecil bertindak agresif. Jangan menunggu sampai ia memukul kakaknya sebanyak 3 kali baru Anda mengatakan, “Cukup. Tidak boleh lagi.” Anak harus segera tahu saat ia melakukan kesalahan.

3. Usianya yang sangat belia menyebabkan kemampuan mengolah informasinya masih terbatas, maka omelan panjang lebar justru menjadi tidak efektif. Daripada mengatakan, “Kenapa kamu memukul kakakmu? Kamu tahu kan dipukul itu sakit? Jangan pukul-pukul kakak lagi. Kalau ingin sesuatu bilang,” lebih baik berikan penjelasan singkat. Cukup ucapkan,”Jangan memukul. Dipukul itu sakit.” Penjelasan singkat lebih mudah dipahami oleh anak usia 2 tahun.

4. Saat anak mulai memukul temannya di tengah-tengah permainan yang sedang berlangsung, segera bawa ia keluar area permainan. Duduklah dengannya dan tonton anak-anak lain bermain. Kemudian, jelaskan bahwa ia bisa kembali ikut bermain jika telah siap ikut bersenang-senang bersama teman lainnya tanpa menyakiti mereka.

5. Terapkan sistem time out. Ini adalah cara terbaik untuk membuat ia tenang.

6. Tunggulah hingga anak tenang. Dengarkan ceritanya dengan penuh perhatian. Setelah ia selesai menuangkan segala perasaannya, ajak anak berdiskusi bagaimana sebaiknya bersikap jika kejadian ini berulang kembali.

7. Bantu anak menemukan cara mengekspresikan kemarahannya dengan lebih baik, misal ajarkan ia mengatakan apa yang diinginkannya alih-alih merebut atau memukul.

8. Arahkan anak untuk meminta maaf setelah ia memukul seseorang. Awalnya, ia akan melakukannya dengan tidak ikhlas, tetapi hal itu tidak apa-apa. Yang paling mendasar adalah ia akan ingat pelajarannya dan jadi terbiasa untuk meminta maaf setelah ia menyakiti orang lain.

9. Jangan hanya memberikan perhatian ketika ia melakukan kesalahan, perhatikan juga ketika anak melakukan hal yang baik, misal ketika ia meminta untuk meminjam bola temannya tanpa merebut bola tersebut.

10. Jangan malu untuk tetap menerapkan disiplin meskipun sedang berada di tempat umum atau rumah kerabat.

11. Pilih dan pantaulah program yang ditonton anak. Ketika mendapati adegan agresif, jelaskan pada anak bahwa itu bukan cara yang baik untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Lalu diskusikan cara lain untuk mendapatkan keinginannya.

12. Ajak anak untuk melakukan banyak aktivitas fisik sehingga membakar semua kalorinya. Tenaga yang tidak tersalurkan bisa menjadi salah satu faktor penyebab ia tantrum dan agresif.

Anak adalah titipan Allah maka jagalah titipan itu dengan penjagaan terbaik kita sebagai orangtua. Semoga akan lahir dan tumbuh generasi-generasi terbaik umat Islam. Aamiin…

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga