Allah Tidak Sadis, Manusialah yang Bodoh

Muslimahzone.com – Islam memang satu-satunya agama yang mampu memberikan jawaban logis dan cerdas dalam memecahkan segala pertanyaan tentang kehidupan. Setiap manusia yang mempelajari Islam dan mau jujur terhadap dirinya sendiri niscaya akan menerima bahwa segala sesuatu dalam Islam adalah sebuah kebenaran yang tak terbantahkan tanpa keraguan.

Seorang atheis menanyakan pertanyaan tentang hakikat Pencipta. Kira-kira seperti ini pertanyaannya:

“Allah menciptakan manusia dalam keadaan bebas memilih antara menjadi baik dan menjadi buruk. Jika manusia memilih menjadi baik artinya taat pada Allah, maka ia akan masuk surga, sedangkan sebaliknya jika ia memilih menjadi buruk maka ia harus menerima untuk masuk neraka. Jika Allah memang Maha Mengetahui bahwa manusia dengan sifatnya pasti akan berbuat salah dan akhirnya terjerumus ke neraka. Mengapa Allah tetap menciptakan manusia? Mengapa manusia tidak diciptakan baik semua agar damai. Bukankah itu sesuatu yang sadis?”

Inilah jawaban seorang ulama:

“Allah tidak sadis, manusialah yang bodoh karena memilih mengemban amanah di bumi sebagai manusia, dimana sesungguhnya amanah ini tidak mampu diemban makhluk manapun, bahkan gunung pun runtuh tidak sanggup menanggungnya. Jika Allah ingin menciptakan makhluk tanpa dosa, Allah telah menciptakannya yaitu malaikat. Namun apakah malaikat lebih mulia dari manusia? Tidak. Manusia yang bertakwa bahkan jauh lebih mulia dari malaikat. Malaikat taat karena mereka diciptakan untuk taat. Tapi manusia yang diciptakan dengan kebebasan untuk memilih apapun tapi ia memilih untuk taat pada Allah maka inilah yang membuatnya lebih mulia dari malaikat. Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah telah mengambil sumpah pada manusia sebelum kehidupan dunia untuk mengakui bahwa Allah adalah Tuhan mereka dan manusia bersaksi atasnya. Hanya saja manusia tidak mengingatnya.”

Atheis tersebut berkata lagi:

“Aku tidak ingat pernah bersaksi seperti itu.”

Ulama tersebut menjawab:

“Aku juga tidak mengingatnya karena Allah telah menghapuskan ingatan kita. Jika Allah membuat kita ingat, dimana ujiannya? Seperti seorang guru yang memberikan ujian kepada muridnya. Lalu murid tersebut meminta untuk mengerjakan ujian dengan melihat buku. Apakah itu bisa disebut ujian? Tidak. Lalu misalnya pada ujian kedokteran, tidak semua orang bisa masuk ke dalam kampus kedokteran. Hanya mereka yang lulus ujian yang mampu. Jika untuk masuk universitas saja perlu ujian untuk menilai mana yang terbaik, maka untuk masuk ke dalam surga Allah juga hanya memilih orang-orang yang lulus ujiannya. Dan ujian yang diberikan Allah pada manusia bukan untuk kebaikan Allah tapi untuk manusia. Semuanya untuk kebaikan manusia. Jadi Allah tidak sadis, manusialah yang bodoh. Karena memilih untuk mengemban amanah ini di bumi dengan konsekuensi menjadi makhluk paling mulia.”

Terinspirasi dari debat antara seorang atheis dengan dr. Zakir Naik

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
MHTI Kembali Menyelenggarakan Kongres Ibu Nusantara (KIN)
Miris, Pasca Gempuran ke Aleppo Jokowi Malah Tanda Tangan Kerjasama dengan Iran
Keutamaan Ilmu
Tata Cara Mandi Haid dan Mandi Junub
Peran besar muslimah dalam dakwah Islam
Aroma Mewangi Minyak Kasturi
Neraka Jahannam Sepanjang Hidup, Surga Sepanjang Hidup
Rizki di Tangan Allah
Pada Suatu Titik
Mencari Jalan Pulang
Jodoh : Memilih Atau Dipilih ?
Ketika Istri Merasa Tidak Bisa Membahagiakan Suami
Pastikan Izin Suami Jika Ingin Menjalankan Shaum Sunnah
Satu-satunya Cinta yang Perlu Ada dalam Pernikahan bahkan dalam Kehidupan
Kenapa Anakku Susah Banget Sih Disuruh Sholat?
Aku Peduli Iman Anakku
Anak Sukses Bermula dari Bangun Pagi
Jangan Sia-Siakan “Masa SMA”
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Raditya Dika tak lagi Jenaka, Awkarin Malah jadi fenomena: Generasi Islam Mau Kemana?
Kisah Si Kaya dan Si Miskin (Pemilik Dua Kebun: Surat Al-Kahfi 32-44)
Gubernur Al-Hajjaj dan Pelajaran untuk Penguasa Durja
Nilai Ketaatan Isteri pada Suami
Nenek Penjaga Wahyu Al-Qur’an
Cara Mengatasi Anak Susah Makan
Asam Lambung Naik, Coba Obat Alami Ini
Popok Bayi Sekali Pakai VS Popok Kain
Bolehkah Ibu Hamil Makan Nangka?
Tips Merebus Telur yang Baik
Tips Meningkatkan Minat Membaca Buku
7 Tips Menyapih Anak
Tips Menyimpan Daging Kurban dengan Baik dan Sehat
Tips Merebus Telur yang Baik
Resep Aneka Olahan Singkong
Nikmatnya Pangsit Kuah Hangat Buatan Sendiri
Eksperimen Dapur : Kue Ketan Isi Mangga