Akibat Mendiamkan Kemungkaran

Muslimahzone.com – Di tengah-tengah masyarakat akan selalu ada orang baik dan orang buruk. Ada orang taat dan ada tukang maksiat. Ada yang berbuat makruf dan ada yang berlaku mungkar. Karena itu agar masyarakat tidak menjadi rusak karena didominasi oleh kemungkaran, Rasulullah saw. memerintahkan kaum Muslim untuk tidak mendiamkan kemungkaran.

Kemungkaran wajib ditolak dan dicegah. Kewajiban menolak dan mencegah kemungkaran ini bahkan berlaku bagi individu Muslim yang merasa dirinya lemah sekalipun. Dalam hal ini, Rasulullah saw. bersabda, “Siapa saja yang menyaksikan kemungkaran, hendaknya dia mengubah kemungkaran itu dengan tangan (kekuasaan)-nya; jika tidak mampu, dengan lisannya; jika tidak mampu, dengan kalbunya, dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” (HR Abu Dawud).

Berdasarkan hadis di atas, tak selayaknya seorang Muslim cuek terhadap keadaan masyarakatnya. Tak selayaknya ia egois, sekadar mementingkan diri sendiri. Bahkan seseorang belum dikatakan Muslim yang sempurna, yang kuat imannya—meski ia ahli ibadah sekalipun—jika ia tak peduli terhadap kemungkaran yang ia saksikan di sekelilingnya. Itulah yang diisyaratkan oleh sabda Rasulullah saw. di atas, yang mengukur kadar keimanan seseorang dengan sejauh mana dia merespon kemungkaran.

Lebih dari itu, Rasulullah saw. pernah bersabda, “Demi Allah Yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya. Sungguh ada sekelompok dari umat-ku (kaum Muslim) yang kelak dikeluarkan dari kuburnya dalam keadaan wajah-wajah mereka menyerupai kera dan babi.

Hal itu disebabkan karena mereka menjilat (mencari muka) orang-orang yang melanggar syariah Allah dan Rasul-Nya. Mereka berdiam diri, padahal mereka mampu mencegah (kemungkarannya).” (Abu Nu’im al-Ashbahani, Ma’rifah ash-Shahâbah, 13/44)

Na’ûdzu bilLâh min dzâlik!

Oleh : Ust. Fatih karim

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Hati-hati Merusak Kebahagiaan Orang Lain Tanpa Sadar
Berhenti Menghujat Saudara Sendiri di Sosial Media
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Tepuk Anak Sholeh dan Benih Radikalisme
Kerap Terlupakan Orangtua Mendidik Adab Anak
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Jika Telah Caesar 3x, Apakah Boleh Steril/Tubektomi?
Sharing : Melahirkan Hanya 3 Kali Mengejan
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk