Ajak Anak Berjalan Kaki ke Sekolah

Muslimahzone.com – Berjalan kaki ke sekolah adalah hal yang lazim. Generasi terdahulu, pergi ke sekolah hanya dengan berjalan kaki. Tetapi kini sudah tak biasa lagi bagi anak-anak di perkotaan. Alasannya, karena jarak sekolah yang relatif jauh dan jalanan tak aman. Itu memang alasan yang logis. 

Memang, kondisi saat ini sering tak memungkinkan bagi anak-anak untuk berjalan kaki ke sekolah. Jarak yang jauh, kondisi jalan yang tidak nyaman dan cenderung tak aman, membuat para orangtua khawatir jika anak mereka berjalan kaki ke sekolah. Sehingga, para orangtua lebih memilih agar anak mereka naik kendaraan, baik di antar mobil pribadi atau naik kendaraan umum. Tentu, beda cerita dengan anak-anak di desa-desa yang masih minim alat transportasinya. Mereka masih terbiasa berjalan kaki ke sekolah, sekalipun jaraknya berkilo-kilo meter. Tetapi, jalan kaki ke sekolah zaman ini bagi anak-anak di perkotaan bukan suatu yang tidak mungkin.

Terlepas dari berbagai hambatan tersebut, sebenarnya yang perlu ditekankan adalah manfaat jalan kaki itu sendiri. Mengapa anak-anak dianjurkan untuk berjalan kaki ke sekolah?

Dalam laporan media Australia news.com.au, Harold Scruby, selaku ketua Dewan Pejalan Kaki Australia dan penyelenggara Hari Berjalan Aman ke Sekolah yang diadakan setiap tahun, meminta para orangtua untuk berpikir kembali tentang bagaimana cara anak mereka pergi ke sekolah, salah satu cara yang sehat adalah dengan berjalan kaki.

Scruby menyarankan agar anak-anak diberi kesempatan untuk berjalan kaki sebelum tiba di sekolah. Sebab, berjalan kaki menyehatkan dan dapat mempengaruhi konsentrasi belajar anak.

“Ada banyak alasan mengapa berjalan ke sekolah baik bagi anak. Karena ini menyehatkan, ini baik bagi lingkungan, menciptakan kebiasaan baik dan menciptakan awal hari lebih baik untuk belajar bagi anak-anak,” katanya.

Pendapat Scruby ini didukung oleh penelitian yang cukup banyak.

Anak-anak yang berjalan atau bersepeda ke sekolah dibandingkan dengan anak-anak yang diantar oleh orangtua mereka atau naik kendaraan umum dari rumah hingga tepat di depan sekolah, memiliki tingkat konsentrasi belajar yang lebih tinggi, hal ini berdasarkan studi di Denmark yang melibatkan 20.000 siswa.

Beberapa studi juga telah mengkonfirmasi bahwa bahkan jalan kaki jarak pendek saja bisa berdampak positif bagi suasana hati seseorang, mengurangi perasaan marah dan kecemasan ketika bersosialisasi dengan masyarakat di lingkungan sekitar.

Lalu bagaimana trik orangtua yang khawatir anak-anak mereka berjalan kaki ke sekolah karena jarak yang jauh atau tidak aman?

Bagi orangtua yang mengantar anak mereka dengan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum, maka parkirlah atau turunlah beberapa meter sebelum tiba di sekolah. Misalnya 500 meter jauhnya dari sekolah. Dengan begitu, orangtua bisa mengajak anaknya berjalan kaki sebelum tiba di sekolah.

Sementara, jika orangtua menggunakan jasa supir untuk mengantar anak mereka, berpesanlah pada supir untuk memarkirkan mobilnya sebelum tiba di sekolah. Kemudian minta ia untuk menemani dan mengawasi sang anak berjalan kaki ke sekolah. 

Hal yang perlu diperhatikan di sini, tentu segi keamanan dan waktu tempuh agar anak tidak terlambat tiba di sekolah. Karena itu, orangtua harus bisa menyiasatinya.

Selain anak bisa lebih baik mood-nya dan tingkat konsentrasinya meningkat, orangtua yang mengajak anak-anaknya berjalan kaki bisa memiliki waktu untuk mengobrol dengan anak ketika sedang berjalan bersama-sama. Mereka bisa mendiskusikan hal-hal yang terlihat di sekitar. Sehingga bisa mempererat hubungan baik antara orangtua dan anak. (in syaa Allah)

Wallahu a’lam

(zafaran/muslimahzone.com)

Komentar Anda

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Menikah Muda Why Not ?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Anak-anak dan Membaca
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Wanita Muslimah yang Tangguh
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Tips Kecantikan ala Aisyah Istri Nabi
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk