Agar Lisannya Selalu Basah dengan Do’a

MuslimahZone.com – Do’a adalah salah satu senjata kaum Muslimin. Bahkan, satu dari amal yang tidak terputus walaupun manusia telah wafat adalah do’a dari anak shalih/shalihah. Orangtua mana yang tidak menginginkan selalu dido’akan oleh anaknya baik ketika masih hidup ataupun setelah tidak lagi di dunia.

Maka, untuk menumbuhkan kebiasaan anak agar lisannya selalu basah dengan do’a, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan, seperti dikutip dari ummi-online:

 

1. Kepada siapa berdoa

Tanamkan pada anak bahwa kita umat Islam memiliki akses langsung kepada Allah SWT. Kita bisa berdoa langsung kepada-Nya, tanpa perlu perantara apapun dan siapapun.

“Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu.” (QS. Al Mukmin : 60)

“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan doa orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.” (QS. Al Baqarah : 186)

2. Waktu berdoa

Berdoa bisa kapan saja. Tapi untuk latihan, kita bisa mengambil momen-momen tertentu untuk membiasakan anak kita berdoa.

Momen harian misalnya jeda waktu antara azan dan iqomah saat menunggu sholat berjamaah di masjid, saat ayah berangkat bekerja, dan saat ibu melepas di depan gerbang sekolah.

Momen khusus misalnya saat turun hujan, saat menunggu waktu berbuka puasa, saat menjenguk teman sakit, atau saat ada kawan kerabat yang meninggal dunia.

2. Redaksi doa
Doa terbaik adalah doa para nabi yang diabadikan Allah dalam Al-Qur’an. Juga doa yang diajarkan Rasulullah SAW dalam haditsnya.

Tapi belum hafal redaksi doa terbaik itu, tidak boleh membuat kita berhenti membiasakan anak menggunakan momen-momen di atas untuk berdoa. Sambil terus menambah hafalan redaksi doa terbaik, kita bisa mengajarkan anak kita doa dalam bahasa Indonesia.

3. Perdengarkan Doa Kita Untuknya.

Jika ingin anak mendoakan kita, kita harus lebih dulu memastikan bahwa dia tahu kita pun selalu berdoa untuknya. Maka jika anak kebetulan ada di dekat kita, ada baiknya kita sengaja mengeraskan suara saat mendoakannya, agar ia dengar dan tahu.

4. Doakan orang lain juga

Biasakan juga anak kita untuk mendoakan orang lain selain dirinya. Sebagai permulaan, kita bisa minta 3 hal ini selalu ada dalam doanya : doa untuk dirinya sendiri, doa untuk kedua orang tuanya, dan doa untuk umat muslim.

Redaksi doanya bisa menggunakan redaksi doa terbaik, bisa juga sesekali dengan redaksi sendiri sesuai keadaan saat itu. Misalnya anak kita sangat mudah marah, maka saat ia berdoa untuk dirinya sendiri, kita bisa minta dia berdoa : Ya Allah, Ya Shobur, jadikan aku anak yang mampu menelan marah. Misalnya hari itu sang ayah hendak tugas keluar kota, kita bisa minta anak berdoa : Ya Allah, lindungilah ayahku dimanapun berada, Engkaulah sebaik-baik pelindung. Dan untuk umat muslim, misalnya : Ya Allah, bangkitkanlah dari umat muslim seorang pemimpin yang adil.

Jika sejak kecil lisan anak-anak kita biasakan basah dengan doa, dan mereka pun senantiasa melihat dan mendengar lisan kita basah dengan doa untuk mereka, mudah-mudahan akan mudah bagi mereka saat dewasa nanti untuk mendoakan kita, orang tuanya, baik saat kita masih hidup ataupun setelah kita tiada. Amiin …

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Curahan Hati Petani
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Nasehat Tere Liye Seputar Jodoh
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk