Agar Anak Berpikir Ilmiah, Ini Cara Mendidiknya

MuslimahZone.com – Namanya juga anak-anak, kerjaannya selalu membuat kesal para orang tua. Disuruh ini gak mau, dilarang ini malah dilakuin. Sudah berkali-kali dinasihati masih saja sama kelakuannya. Tapi sebentar, jangan gampang terpancing emosinya yaa. Ada lho cara yang lebih bagus dibandingkan memarahinya.

Yuk, coba kita flashback ke masa kecil. Dulu pas kecil, saya sangat suka meminum es. Apa aja harus dingin, gak suka air yang gak ada esnya atau dingin. Akibatnya saya sering batuk dan pilek. Baru sembuh eh sakit pilek lagi. Hingga akhirnya ibu membawa saya ke dokter. Di ruangan dokter, ibu menyuruh dokter untuk menasihati saya. Ibu saya bilang “Dok, tolong nasihati anak saya. Biasanya dia lebih mendengarkan dokter dibandingkan saya.” Sesudahnya dokterpun menasihati saya. Dia menyuruh saya agar tidak minum yang dingin-dingin terlalu sering. Disamping itu, dia menjelaskan mekanisme tubuh secara sederhana.

Nah, karena yang menjelaskan adalah dokter dan juga disertai penjelasan lmiah maka semenjak itu saya tidak lagi minum yang dingin-dingin terlalu sering. Tak hanya itu, malah ini menjadi kebiasaan saya sampai dewasa untuk tidak terlalu sering minum air es atau yang dingin-dingin. Maksimal hanya 1-2 kali dalam seminggu saya meminum air dingin.

Sekarang saya merasa yakin sekali betapa pentingnya penjelasan ilmiah dalam menasihati anak. Logikanya begini, kita yang sudah dewasa saja lebih percaya kepada nasihat yang disertai penjelasan ilmiah daripada yang hanya sekedar nasihat.

Nah apalagi anak kecil yang masih lugu. Penjelasan ilmiah apalagi yang berasal dari narasumber terpercaya itu penting. Disamping anak akan semakin percaya, disana kita sambil mendidik anak agar dapat berpikir logis. Selain itu melatih anak agar selalu mengolah dan mengkaji informasi yang ia dapat secara akurat. Setelahnya, ini akan menjadi bekal yang sangat penting bagi pertumbuhan anak sampai ia beranjak dewasa.

Jika anak sudah terbiasa untuk berpikir secara logis, maka kita tidak perlu mengkhawatirkan infomasi takhayul yang mampir ke pikiran anak. Akidahnya tidak akan goyah dengan berbagai macam ramalan dan takhayul-takhayul yang berkeliaran di tengah-tengah lingkungan kita.

Contohnya, berdoa saat bintang jatuh, mempercayai ramalan zodiak. Atau melakukan tindakan takhayul seperti menggigit jari setelah menunjuk kuburan karena takut kualat, menyimpan gigi susu di bawah bantal agar berubah jadi uang, dan lain sebagainya.

Jika anak kita sudah memiliki karakter ilmiah dalam dirinya, nanti ketika dewasapun tidak akan mudah termakan gosip, isu dan hasutan-hasutan. Karena fondasi pikirannya sudah terbiasa untuk kritis dan logis.

Maka dari itu, saat menasihati anak usahakan untuk menyertainya dengan penjelasan ilmiah. Agar mereka lebih percaya dan terbiasa untuk berpikir ilmiah. Kitapun tidak boleh malas untuk sering membaca buku-buku berbau ilmiah demi pertumbuhan anak kita.

Semoga saja Allah SWT menganugerahkan kepada kita kesabaran dan keistiqomahan untuk selalu mendidik anak kita yang sudah diamanahkan. Sehingga dengan kesabaran dan keistiqomahan kita lahirlah para penemu, peneliti dan kontributor dunia. Dan semoga anak kita menjadi amal jariyah yang tak pernah putus pahalanya walau kita sudah tiada di dunia ini. Aaamiin.

Sumber: pencintaanakyatim.com

Leave a Reply

Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Siapakah Dalang Dibalik Kenaikan Biaya STNK? Ini Penelusurannya
Tak Hanya Medsos; Whatsapp, Line, BBM Juga Jadi Pantauan Pemerintah
Pesta Seks Bukan Nikmat Terbesar di Surga
Secular Radicalism, The Real Blasphemy
Biasakanlah Anak Minta Izin Ketika Masuk Kamar Orangtua
Meraih Sifat Qana’ah
Babak Final Perjuangan Islam
Akhir Hidup Para Tiran
Jangan Sembarangan Menuduh Muslimah Sebagai Pelacur !
Memurnikan Keikhlasan
Ketika Istri Marah
Mengukur Kembali Rasa Cinta
Agar Bahagia, Sesuaikan Harapan Pernikahan Anda
Tips Menjalani LDM Bagi Suami Isteri
Mengapa Ayah Lebih Sabar daripada Ibu
Belajar Matematika Untuk Anak Usia Dini, Apa Dulu yang Diajarkan?
Pameran Kehebatan Anak
Apakah Pembicara Parenting Tak pernah Bermasalah dengan Anaknya?
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Mengenal Ulama Hadits Syu’bah bin Al-Hajjaj
Abdurrahman bin Auf ‘Manusia Bertangan Emas’
Ketika Bayi Menendang Perut Ibu
Menikmati Pengalaman Sebagai Ibu Menyusui
Dibalik Ketenaran Blewah di Bulan Ramadhan
Tetap Sehat Berpuasa Ketika Hamil
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Tips Merebus Telur yang Baik
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk