Ada Saatnya Berkata ‘Tidak’ Pada Anak

MuslimahZone.com – Menjadi orangtua yang baik bukan berarti harus menuruti semua keinginan anaknya. Adakalanya kita mengucapkan kata ‘tidak’ dalam rangka pendidikan bagi anak serta memahamkan bahwa dalam kehidupan ada perintah dan larangan seperti Allah ta’ala contohkan dalam ajaran Islam. Perintah untuk yang baik harus dijalankan dan larangan untuk yang buruk harus ditinggalkan.

Hal ini senada dengan tulisan berikut yang dimuat dalam fimadani :

Tidak seharusnya semua keingaainan anak harus dituruti, apalagi jika keinginan tersebut tidak memiliki manfaat sama sekali. Tapi sebagai orang tua, terkadang merasa kasihan jika melihat buah hatinya menangis meminta sesuatu.

Ketahuilah para orang tua, kita haruslah menanamkan suatu nilai kehidupan yang sangat berarti untuk dia. Yaitu, bahwa semua yang dia inginkan tak selamanya bisa dia dapatkan. Oleh karena itu, ada kalanya harus bilang tidak! Terus kapan harus bilang seperti itu?

Meskipun begitu, para orang tua juga jangan sampai merampas hak anak. Misalkan, jangan katakan ‘tidak’ ketika anak meminta sesuatu yang sudah menjadi haknya. Contoh, anak yang meminta untuk bermain setelah dia selesai mengerjakan PR, karena bermain adalah hak mereka dan sebagai orang tua kita tidak boleh melarangnya. Lain halnya jika dia meminta untuk dibelikan mainan, padahal baru minggu yang lalu dibelikan. Disinilah, kita harus berkata ‘tidak’ sambil menjelaskan padanya kenapa dia tidak bisa mendapatkannya.

Penjelasan tersebut bertujuan agar dia paham bahwa penolakan yang kita lakukan tersebut bukan karena kita tidak sayang atau tidak peduli dengan mereka. Selain itu juga, berusahalah untuk menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat untuk menunjang proses belajarnya.

Perlu diingat juga bahwasanya lingkungan sekitar memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan psikologi anak. Jadi, selalu nasehati anak-anak kita untuk memilih teman bergaul yang berakhlak baik. Intinya selalu kontrol serta biasakan mereka untuk mau bercerita tentang kegiatan yang dilaluinya. Oleh karena itu, kita juga harus bisa berperan sebagai sahabatnya.

(fauziya/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk