Seni Menegur Suami

Muslimahzone.com – Teguran adalah pisau tajam yang harus diwaspadai dan ekstra hati-hati dalam mempergunakannya. Untuk itu, seni dan kelihaian dibutuhkan dalam menegur seseorang.

Teguran terkadang berbuah manis, dapat mendekatkan hati, menjernihkan jiwa dan merogoh mutiara perasaan jika orang yang memainkannya adalah penyelam yang mahir.

Begitulah hasil teguran seorang wanita ideal karena dia adalah penyelam ulung. Dia lebih menyelami perasaan dan hati sang suami sehingga tegurannya dapat memperbesar obor cinta dan tidak memadamkannya.

Menangkap kealpaan dan keluputan dan bukan mencari-cari kesalahan, tidak membeber aib dan membesar-besarkannya, serta tidak memburu kesalahan-kesalahan secara membabi buta.

Akan tetapi, dia menegur dengan jiwa besar, kematangan berpikir, dan dewasa. Seorang suami lebih menghargai seorang istri yang mudah memaafkan, melupakan kesalahan, mencarikan alasan suaminya melakukan kesalahan, dan menyimpan rahasia dan keadaannya.

Ketika seorang istri merasakan kemurahan suami dalam memaafkan kesalahannya, maka sifat bijaknya menunjukkan untuk memaafkannya, tidak tergesa-gesa menyalahkan, bahkan melupakan kesalahan itu, menceburkan dirinya dalam kebisuan dan mengunci mulut meskipun kesalahan demi kesalahan suami terus terjadi.

Ketika kesalahan sudah melewati batas toleransi, bak nyawa sudah berada di tenggorokan dan tusukan pedang telah menembus tulang, maka dia mulai melakukan teguran dan tegurannya adalah teguran sayang kepada suami tercinta.

Ia tidak marah seperti kemarahan tuan kepada budaknya atau bentakan seorang ayah yang keras kepada anaknya yang gagal dalam ujian akhir.

Dalam menegur, wanita ideal menggunakan seni dan kelihaian sebagai berikut:

1. Hendaknya teguran dibungkus dengan pertanyaan yang bisa dimengerti oleh orang pintar tanpa melukai perasaan suami.

2. Teguran dengan perkataan rumit yang menjadikan orang bodoh yang ringan tangan, tidak merasa bersalah, dan selalu bertanya-tanya. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya dia menegurnya dengan tegas, jelas, dan pendek.

3. Menjauhi mencela pribadinya, tetapi hanya menegur perilaku salahnya saja.

Termasuk hal yang bijak adalah menjauhi kata-kata yang langsung mencela kepribadian suami, seperti:

“Kamu tidak menghargaiku sama sekali”, “kamu salah”, “kamu egois”, “kamu dingin”, “kamu suami yang tidak berperasaan”, “tidak punya nurani”, “kamu tidak memiliki belas kasihan sama sekali”, “kamu selalu saja terlambat, tidak tepat waktu dalam meluluskan permintaan.”

Disadur dari buku Dr. Abdullah bin Muhammad Al-Dawud berjudul Kado Pernikahan.

(bersamadakwah/muslimahzone.com)

Leave a Reply

Menganggap Konflik Rohingnya Bukan Masalah Agama, Postingan Afi Kembali Menuai Kontroversi
Waspadalah, Kristenisasi Muslimah Lewat Jalur Pacaran
Pernikahan Pemuda dengan Nenek, Pemuda Dianggap Masih Dibawah Umur
Pendidikan Agama di Sekolah akan Dihapus?
Hukum Leasing dalam Islam
Batas Waktu Penyimpanan Daging Qurban
Negeri Tanpa Pajak, Hanya Islam yang Bisa
Kapan Memulai Puasa Dzulhijjah?
Terpesonalah pada Pembuat Keajaiban
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Di Antara 2 Pilihan
Untuk Apa Ujian Kehidupan?
Wajibkah Memenuhi Kebutuhan Sekunder-Tersier Istri?
Inikah Pelakor?
Bahagia Walau Tinggal di Kontrakan
Agar Istri Tak Futur Berdakwah
Membekali Anak tentang Pernikahan Sebelum Terlambat
Kapan Mengenalkan Anak Kisah Nabi
Kunci Pendidikan Anak-anak Palestina
Menanamkan Ketaatan Sejak Dini
Ramadhan, Bulan Memperbanyak Stok Sabar
Jadilah Cyber Army, Boikot Ide Sesat!
Jaga Aurat di Depan Kamera
Perilaku Selfie Menjamur, Pengaruh BDD Ikut Bertutur
Kisah Taubat yang Mengagumkan
Kisah Wanita yang Masuk Neraka Karena Air Wudhu
Pahlawan yang Diragukan
Charlemagne, Harun Ar Rasyid, dan Lubang Ukhuwah Kita
Manfaat Menyusui bagi Ibu
Promil, Jangan Sembarang Minum Obat
Salah Paham Habatussauda
Inilah Beberapa Kesalahan Penderita Maag Menurut Medis
Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
Mengolah Ceker Agar Empuk dan Tidak Amis
Tips Mengatasi Penyakit Ujub
Memilih Buku Bacaan untuk Mengisi Ramadhan
Membuat Roti Cane Step by Step
Nikmati Segarnya Green Tea Smoothies
Segarnya Es Kuwut di Hari Lebaran
Biji Ketapang Gurih dan Empuk